Tentang rasa ini

Hello guys.
Jadi ini adalah sebuah sajak bagi kalian yang merasa punya masalalu yang bikin kecewa. Dan di sajak ini isinya tentang permintaan maaf kalian buat pasangan kalian,walaupun kalian itu gak sepenuhnya salah tentang masalah kalian. Dan sajak ini juga bercerita tentang kekasih hati yang sukanya menceritakan privasi kita (masalalu).
——————————————————–

Hai,apa kabar?
Seneng deh rasanya,
Bisa ketemu kamu lagi,
Bisa denger suara kamu lagi,
Bisa liat kamu ketawa lepas.
Walaupun,aku tau. Suara yang kamu keluarkan itu bukan untukku.
Tapi,tetep aja rasanya seneng,
Karena dengan suara,tawa dan senyum yang kamu punya adalah bagian dari semangat ku.

Aku tau,kamu masih marah.
Tapi asal kamu tau,aku jauh lebih marah dari kamu.
Bukan karena patah hati,melainkan kecewa.
Kecewa,karena kamu telah menceritakan privasiku,privasimu,dan privasi kita. 
Yang seharusnya hanya Tuhan,aku,kamu dan jodoh kita kelak yang tau.

Aku tau,aku salah. Aku tau,aku terlalu labil saat itu. Aku terlalu cepat mengambil keputusan tanpa memikirkan apa yang akan terjadi selanjutnya.

Saat ini,aku hanya ingin meminta maaf.
Walaupun aku tau itu terlambat. Tapi,bukankah lebih baik terlambat daripada tak ada yang memulainya dulu?
Kamu tau? Aku sebenarnya menunggu kamu untuk memulainya. 
Memulai untuk meminta maaf dulu,
Tapi,seharusnya aku sadar. Kalo kamu tak ada masalah tentang hal ini.
Bisa dilihat kok dari cara kamu memulai aktivitasmu.
Dari pagi sampai sore.
Seakan masalah yang terjadi diantara kita ini hanyalah angin yang bertiup saja.

Asal kamu tau,akupun sama halnya sepertimu. Enjoy Everythings.
Tapi semakin hari,aku semakin sadar.
Bahwa masalah yang ada pada kita ini harus diselesaikan dengan jalan damai.
Bukan seperti ini,yang bertemu. Hanya saling mendiami,tak saling sapa,seperti orang yang tak saling mengenal.
Menyakitkan memang,tapi apalah dayaku. Jika semua keberuntungan dan kebaikan tak lagi berpihak padaku.

Maaf,karena telah membuatmu harus merasakan hal yang seharusnya tidak kamu rasakan.

Hari ini,tepat 3 tahun itu berlalu. Sebuah masalah,kejadian.
Yang membuatku kecewa dan membuatmu harus menanggung malu karena hal bodoh yang aku lakukan.

Maaf.
Aku tau memaafkan orang itu tak semudah yang dibayangkan.
Aku tau,kesalahanku tak semudah itu untuk di maafkan. 
Tapi,asal kamu tau. Masalalumu,keburukanmu,kesalahanmu,dan nama baik yang kamu miliki. Masih aku jaga dengan aman bersama dengan kenangan yang kita miliki.
Walaupun kamu tidak pernah memintaku untuk menyimpannya,
Tapi aku sadar,jika masalalu kita hanya jodoh kita yang berhak tau yang sebenarnya.

Sekali lagi,maaf. Benar benar maaf,
Dari lubuk hati yang paling dalam.

Untukmu,yang pernah singgah dan menjadi bagian yang paling indah dihidupku.

Salam hangat,dari orang yang pernah kau kecewakan.

——————————————————–

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ketika Dia Kembali

Aku Jatuh Hati Padamu